Labuan Bajo, 19 Juni 2026.
DETIK45 || Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui pelaksanaan kegiatan edukasi keuangan kepada Pelaku UMKM di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (18/6).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen bersama dalam
meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan
formal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui
kegiatan ini, pelaku UMKM diharapkan memperoleh tambahan wawasan yang
praktis dan bermanfaat dalam mendukung pengembangan usaha.
Plt. Kepala Kantor OJK Provinsi Nusa Tenggara Timur Yan Jimmy Hendrik
Simarmata menyampaikan bahwa UMKM memiliki peran besar dalam
menggerakkan ekonomi daerah, membuka peluang kerja, menghidupkan ekonomi
lokal, dan mendukung kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, UMKM perlu terus
didukung agar dapat tumbuh lebih kuat, sehat, dan berkelanjutan.
“Literasi keuangan menjadi bekal penting bagi pelaku UMKM dalam
mengembangkan usaha. Dengan pemahaman keuangan yang baik, pelaku UMKM
dapat lebih bijak dalam mengambil keputusan, memilih layanan keuangan, dan
mengelola usahanya,” kata Yan Jimmy.
Yan Jimmy juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap berbagai
penawaran keuangan ilegal. Masyarakat diharapkan tidak mudah tergiur dengan
tawaran yang menjanjikan keuntungan cepat, proses sangat mudah, atau tidak jelas
legalitasnya, serta selalu menggunakan layanan keuangan dari lembaga yang resmi
dan diawasi oleh otoritas yang berwenang.
Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi menyampaikan apresiasi kepada OJK Provinsi NTT yang telah menginisiasi kegiatan edukasi keuangan bagi pelaku UMKM
di Labuan Bajo.
“Labuan Bajo dan Kabupaten Manggarai Barat memiliki potensi yang besar untuk
terus bertumbuh.
Perkembangan daerah tentu perlu diikuti dengan kesiapan
pengusaha lokal agar mampu mengambil peluang yang ada. Dalam hal ini, UMKM
harus terus didorong agar semakin kuat, semakin tertata, dan semakin mampu
bersaing,” ujar Edistasius.
Lanjutnya, UMKM merupakan bagian penting dalam pembangunan ekonomi daerah
karena hadir dekat dengan masyarakat, membuka peluang usaha, menciptakan
lapangan kerja, dan menggerakkan ekonomi lokal.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat ini diikuti oleh
sekitar 100 pelaku UMKM binaan PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara
Timur Kantor Cabang Labuan Bajo.
OJK Provinsi NTT menyampaikan edukasi
keuangan tentang pengenalan OJK, pelindungan konsumen sektor jasa keuangan,
waspada aktivitas keuangan ilegal, serta perencanaan dan pengelolaan keuangan.
Selain itu, PT BPD NTT Kantor Cabang Labuan Bajo turut memberikan materi
mengenai pengenalan produk perbankan, Kredit Mikro Merdeka sebagai turunan model generik Kredit Melawan Rentenir, serta Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif atau Laku Pandai.
Dalam rangkaian kegiatan ini dilakukan pula business matching melalui penyerahan
secara simbolis Kredit Mikro Merdeka dan Laku Pandai kepada peserta edukasi.
Kegiatan ini juga dilengkapi dengan pameran produk-produk UMKM binaan sebagai
sarana untuk memperkenalkan potensi produk lokal dan memperluas akses
pemasaran.
Kegiatan Edukasi Keuangan kepada Pelaku UMKM di Labuan Bajo ini terlaksana
melalui sinergi antara OJK Provinsi NTT, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat,
PT BPD NTT, dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten
Manggarai Barat.
OJK Provinsi NTT berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang belajar dan diskusi
yang bermanfaat bagi pelaku UMKM, serta mendorong UMKM di Labuan Bajo dan Kabupaten Manggarai Barat semakin maju, naik kelas, dan berkontribusi lebih
besar bagi perekonomian daerah.
***



LEAVE A REPLY